Selasa, 26 April 2011

Metodologi Penelitian


Metodologi Penelitian
PENGERTIAN METODE PENELITIAN
METODE ?
Kerangka kerja untuk melakukan suatu tindakan, atau suatu kerangka berpikir untuk menyusun suatu gagasan yang terarah dan terkait dengan maksud dan tujuan.
PENELITIAN ?
Merupakan suatu proses mencari sesuatu secara sistematis dalam waktu yang relatif lama dengan menggunakan metode ilmiah dengan prosedur maupun aturan yang berlaku.
  • Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Metode merupakan bagian dari metodologi
  • Metodologi merupakan suatu formula dalam penerapan penelitian dimana dalam melakukan penelitian tersebut terdapat langkah-langkah dan juga hasil penelitian.
  • Metodologi penelitian dalam ilmu komputer / sistem informasi / teknologi informasi merupakan “langkah-langkah / tahapan perencanaan dengan bantuan beberapa metode, teknik, alat (tools) dan dokumentasi dengan tujuan untuk membantu peneliti dalam meminimalkan resiko kegagalan dan menekankan pada proses / sasaran penelitian di bidang CS / IS /IT.
  • Metodologi penelitian merupakan langkah-langkah yang ada dalam penelitian, sedangkan metode penelitian adalah cara dari setiap langkah yang ada.
CARA ILMIAH DIDASARKAN PADA CIRI-CIRI KEILMUAN:
  • RASIONAL
  • EMPIRIS
  • SISTEMATIS
Riset Ilmiah yang Baik
Kualitas riset tidak hanya dilihat dari hasil akhir riset saja akan tetapi tergantung pada tiga faktor utama yaitu:
·          
    • Input
    • Proses
    • Output
Tujuan Riset
  1. Penemuan : Peneliti ingin mendapatkan sesuatu yang baru
  2. Pembuktian : Peneliti ingin membuktikan kebenaran dari satu teori atau hasil penelitian yang lain.
  3. Pengembangan : Peneliti ingin mengembangkan sesuatu yang sudah ada dengan peningkatan atau melakukan modifikasi.
Untuk mencapai tujuan riset tersebut, seorang peneliti harus :
  1.  
    1. Menguasai ilmunya
    2. Mengatahu cara / metodenya
    3. Mengetahui masalahnya
    4. Mempunyai rasa ingin tahu
    5. Yang satu sama lain saling berkaitan dan melengkapi.
Manfaat Mempelajari Metode Penelitian
  1. Mengetahui arti pentingnya penelitian
  2. Menilai hasil-hasil riset
  3. Dapat menyusun Tugas akhir / Skripsi
JENIS-JENIS PENELITIAN
PENELITIAN MENURUT TUJUANNYA
  1. PENELITIAN MURNI
Peneltian untuk memahami permasalahan secara lebih mendalam atau untuk mengembangkan teori yang sudah ada.
Contoh : Pengaruh makanan terhadap perkembangan anak.
2.  PENELITIAN TERAPAN
Penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan informasi yang digunakan untuk memecahkan masalah.
Contoh : Pembuatan air accu dari air limbah AC
PENELITIAN TINGKAT EKSPLANASI
  • PENELITIAN DESKRIPTIF
  • PENELITIAN KOMPARATIF
  • PENELITIAN ASOSIATIF
Korelasional
Kausal
PENELITIAN JENIS DAN ANALISIS DATA
  • PENELITIAN KUANTITATIF
  • PENELITIAN KUALITATIF
  • PENELITIAN CAMPURAN
Untuk menilai kualitas penelitian yang baik ada beberapa kriteria:
  1. Memiliki tujuan yang jelas, berdasarkan pada permasalahan tepat.
  2. Menggunakan landasan teori yang tepat dan metode penelitian yang cermat dan teliti.
  3. Mengembangkan hipotesis yang dapat diuji.
  4. Dapat didukung (diulang) dengan menggunakan riset-riset yang lain, sehingga dapat diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya .
  5. Memiliki tingkat ketepatan dan kepercayaan yang tinggi
  6. Bersifat obyektif, artinya kesimpulan yang ditarik harus benar-benar berdasarkan data yang diperoleh dilapangan
  7. Dapat digeneralisasikan, artinya hasil penelitian dapat diterapkan pada lingkup yang lebih luas
PERMASALAHAN PENELITIAN
  • MASALAH PENELITIAN SEBAGAI DASAR MENGAPA PENELITIAN DILAKUKAN
  • PERMASALAHAN DITUANGKAN DALAM LATAR BELAKANG PENELITIAN
  • LATAR BELAKANG DIMULAI DARI HAL YANG BERSIFAT UMUM KEMUDIAN MENGERUCUT KE PERMASALAHAN YANG LEBIH SPESIFIK
HUBUNGAN ANTARA KETEPATAN MASALAH DAN PEMECAHANNYA
KETEPATAN MASALAH
PEMECAHAN MASALAH
  1. MASALAH BENAR
  2. MASALAH BENAR
  3. MASALAH SALAH
  4. MASALAH SALAH
PEMECAHAN BENAR
PEMECAHAN SALAH
PEMECAHAN BENAR
PEMECAHAN SALAH
SUMBER PERMASALAHAN DALAM PENELITIAN:
  • Pengalaman para praktisi
  • Bacaan : Jurnal, text book, surat kabar, majalah populer
  • Hasil pengamatan di sekeliling
  • Issue yang sedang hangat
  • Rekomendasi dari forum ilmiah
  • Saran dari penelitian yang terdahulu
  • Kebutuhan instansi dari pemerintah atau swasta
  • Intuisi calon peneliti
  • Pertemuan ilmiah : Seminar, Lokakarya, dll
  • Pelajaran dan mata ajaran yang sedang diikuti
Contoh Pencarian Sumber Masalah :
  1. Bersumber dari kehidupan sehari-hari.
  • Adanya penyimpangan antara pengalaman dan kenyataan
  • Terdapat penyimpangan antar rencana dan kenyataan
  • Terdapat pengaduan
  • Adanya persaingan
2.  Bersumber pada buku atau penelitian sebelumnya
  • Untuk penyempurnaan
  • Untuk verifikasi
  • Untuk pengembangan
Permasalahan yang baik:
  1. Bermanfaat
  2. Dapat dilaksanakan
    1.  
      1. Kemampuan teori dari peneliti
      2. Waktu yang tersedia
      3. Tenaga yang tersedia
      4. Dana yang tersedia
      5. Adanya faktor pendukung
      6. Tersedianya Data
      7. Tersedianya ijin dari pihak yang berwenang
  1. Adanya Faktor Pendukung
    1.  
      1. Tersedianya Data
      2. Tersedianya ijin dari pihak berwenang
Judul Penelitian
Setelah permasalahan diidentifikasikan dengan tepat langkah berikutnya adalah memberikan nama penelitian “Judul Penelitian”
Dua orintasi dalam meberikan judul penelitian:
  1. Orientasi Singkat
Contoh:
Analisis Kualitas Pelayanan Jasa Perbankan
  1. Berorientasi Jelas
  •  
    1. Jenis Penelitian
    2. Obyek yang diteliti
    3. Subyek penelitian
    4. Lokasi Penelitian
    5. Waktu Pelaksanaan Penelitian
Contoh:
Analisis Pengaruh Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah pada Bank-Bank Pemerintah di Semarang tahun 2005
Susunan dan kaitan variabel dalam judul penelitian :

  • Menyatakan hubungan yang interaktif.
·          
    •  
      1. Pengaruh X Terhadap Y
      2. Efek X Terhadap Y
      3. Respon X Terhadap Y
      4. Dampak X Terhadap Y
      5. Faktor-faktor Yang Mempengarui Y, dll
Contoh : Faktor-faktor yang mempengaruhi Intensitas Penggunaan sistem Informasi.
  • Menyakan hubungan yang integratif.
·          
    •  
      1. Peranan X dalam Y
      2. Partisipasi X dalam Y
      3. Integrasi X dalam Y
      4. Fungsi X dalam Y
      5. Hubungan X dalam Y
      6. Hubungan X dengan Y, dll.
Contoh : Peranan Teknologi Informasi Dalam Otomasi Produksi
  • Tidak Korelasi (menggunakan proses kerja)
·          
    •  
      1. Analisis X dalam Upaya Y di Z
      2. Studi X dalam Rangka Y
      3. Deskripsi Tentang X di Y
      4. Dinamika Tentang X di Y
      5. Perbandingan Antara X dengan Y di Desa Z
      6. Perancangan & Implementasi X Berbasis Y di Z
      7. Kecenderungan X di Y, dll.
Contoh : Analisis Sistem Teknlogi Informasi Dalam Upaya Peningkatan Pelayanan Puskesmas.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merumuskan masalah
  1. Masalah harus dirumuskan dengan jelas dan tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda
  2. Rumusan masalah hendaknya dapat mengungkapkan hubungan antara dua variabel atau lebih.
  3. Rumusan masalah hendaknya dinyatakan dalam kalimat tanya
Beberapa kesalahan yang terjadi dalam memilih permasalahan penelitian:
  1. Permasalahan penelitian tidak diambil dari akar masalah yang sesungguhnya
  2. Permasalahan yang akan dipecahkan tidak sesuai dengan kemampuan peneliti baik dalam penguasaan teori, waktu, tenaga dan dana.
  3. Permasalahan yang akan dipecahkan tidak sesuai dengan faktor-faktor pendukung yang ada.
Selesai...

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar